Hp : 081278873390 Jasa Pembasmi Tikus di Medan, Jasa Pembasmi Lalat, Jasa Pembasmi Kecoa, Jasa Pembasmi Hama, Jasa Pembasmi Sarang Tawon, Jasa Pembasmi Semut, Jasa Fogging Nyamuk, Jasa Semprot Disinfektan di Medan, Jasa Pembasmi Ular, Tomcat, Cicak, Kelelawar dll. Hubungi segera Antira Pest Control Medan.

Merupakan mamalia yang termasuk kedalam suku Muridae. Spesies tikus yang paling populer adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus ) yang ditemukan hampir di setiap negara. Tikus sebagai hama yang membuat kerugian untuk kehidupan manusia baik di lingkungan perumahan maupun industri.
Populasi tikus sangat cepat, umur 1,5 – 5 bulan sudah dapat berkembang biak, setelah hamil 21 hari, setiap ekor dapat melahirkan 6-8 ekor anak, 21 hari kemudian pisah dari induknya dan setiap tahun seekor tikus dapat melahirkan 4 kali.
JENIS TIKUS YANG PALING SERING MENYERANG PERUMAHAN:
1.Tikus got , tikus coklat , tikus rumah besar atau tikus laboratorium (Rattus norvegicus ) adalah salah satu spesies tikus yang paling umum dijumpai di perkotaan.
2.Tikus rumah (Rattus rattus ) adalah hewan pengerat dengan ekor yang panjang dan pandai memanjat serta melompat. Tikus ini termasuk dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Tikus rumah pada masa kini banyak tersebar di daerah yang lebih hangat. Tidak seperti saingannya, tikus got, tikus rumah adalah perenang yang buruk dan bangkainya sering ditemukan di sumur-sumur. Warnanya biasanya hitam atau coklat terang, hewan ini nokturnal dan pemakan segala, namun menyukai bulir-bulir. Betinanya mampu melahirkan kapan saja, dengan anak 3-10 ekor/kelahiran. Umurnya mencapai 2-3 tahun dan menyukai hidup berkelompok.
3.Mencit (Mus musculus ) adalah anggota Muridae (tikus-tikusan) yang berukuran kecil. Mencit banyak dijumpai di rumah-rumah dan dikenal sebagai hama pengganggu karena kebiasaannya menggigiti kabel dan barang-barang kecil lainnya, serta membuat sarang di sudut-sudut lemari.
4.Celurut adalah binatang pemakan serangga bertubuh kecil yang tampak mirip mencit/tikus kecil dan termasuk dalam familia Soricidae . Salah satu anggotanya adalah celurut rumah (Suncus murinus L.) yang biasa dilihat berlari di sudut dinding mencari mangsa. Hewan ini kerap kali dianggap sebagai tikus karena ukuran, warna rambut, serta moncongnya, sehingga dinamakan pula tikus kesturi . Nama Lainnya adalah cecurut , (tikus) curut , cencurut , dan munggis . Celurut juga menjadi hewan vektor penyakit yang serupa dengan tikus dan mencit.
BERAGAM PENYAKIT DARI TIKUS YANG BISA MENYEBAR KE MANUSIA
1.Hantavirus
Penyakit ini disebarkan oleh jenis tikus rusa, tikus berkaki putih, tikus padi, dan tikus kapas. Penyakit dari hewan pengerat yang satu ini ini menular pada saat Anda menghirup partikel dari urin, kotoran, atau air liur tikus yang ada di udara. Anda juga bisa terinfeksi jika menyentuh atau memakan sesuatu yang bersentuhan dengan sesuatu yang pernah terkena tikus. Bila Anda digigit tikus itu juga bisa menjadi salah satu cara penularan virusnya, meskipun kasus digigit tikus jarang terjadi.
2.Hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)
Sama seperti hantavirus, HFRS adalah demam yang muncul bersamaan dengan perdarahan (hemoragik) dan disertai sindrom ginjal (HFRS). HFRS termasuk penyakit seperti demam berdarah, demam berdarah epidemik, dan epidemi nephropathia. Penyebaran penyakit lewat tikus ini serupa dengan penyakit hantavirus. Penyakit ini biasanya berkembang di dalam tubuh mulai dari 2 sampai 8 minggu setelah terkena. Gejala awal bisa ditandai dengan sakit kepala sering, nyeri punggung dan perut, demam, menggigil, mual, dan penglihatan kabur.
3.Penyakit pes
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia yang ditularkan oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Bakteri penyebab penyakit pes ini dibawa oleh kutu yang tertular dari hewan pengerat, sehingga kutu kemudian akan menyebarkan bakteri tersebut saat menggigit tubuh Anda. Umumnya penyakit pes tersebar di daerah yang lingkungan padat penduduk dengan sanitasi yang tidak baik. Gejala penyakit pes yang paling sering terjadi yakni dengan adanya pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, ketiak, atau leher.
4.Lymphocytic chorio-meningitis (LCM)
Lymphocytic chorio-meningitis adalah penyakit dari tikus yang disebabkan oleh virus choriomeningitis limfositik (LCMV), turunan virus Arenaviridae. LCM bisa dibawa oleh hewan pengerat yang biasanya ada di rumah-rumah. Selain itu, virus ini juga bisa disebarkan oleh hewan pengerat peliharaan seperti hamster. Jika Anda tergigit atau terkena air liur dan air kencing hewan tersebut, maka Anda berisiko tinggi mengalami penyakit infeksi ini. Gejala baru timbul setelah 8-13 hari setelah terserang virus. Anda akan merasakan gejala seperti demam, kurang nafsu makan, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah.
5.Rat bite fever (RBF)
RBF adalah penyakit yang disebabkan karena gigitan tikus. Gigitan tersebut dapat mengakibatkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Spirillum minus atau Streptobacillus moniliformis. gejalanya berupa demam, muntah, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, hingga kadang sampai menimbulkan kemerahan pada kulit. Penyakit lewat tikus ini juga bisa ditularkan lewat makanan dan minuman yang sudah dimakan atau terkena air liur tikus. Jika tidak diobati, RBF bisa menjadi penyakit yang serius atau bahkan fatal.
6.Leptospirosis
Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang ditularkan oleh tikus ketika seseorang memiliki luka terbuka. Kemungkinan, infeksi terjadi saat luka terbuka yang belum sembuh tersebut bersentuhan atau terkena langsung dengan perantara, misalnya air atau tanah, yang sudah tercemar oleh urin hewan pengerat ini.
Perlu Jasa Pembasmi Tikus di Medan? Segera Hubungi ANTIRA PEST CONTROL MEDAN, melayani jasa pengendalian hama secara profesional untuk menangani masalah hama di rumah anda.
Hubungi Kami Via WhatsApp KLIK DISINI
Antira Pest Control Medan, Solusi Terbaik Untuk Masalah Hama Dirumah Anda.